HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
EMAIL
ALUMNI
GALLERY
MENU PEMBELAJARAN
CARRIER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 23.22.240.119
Pengunjung : 297.566






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT KEPADA SD TARAKANITA 3 ATAS PENGHARGAAN SEBAGAI SEKOLAH PEDULI KEBERSIHAN PROVINSI DKI JAKARTA 2017             |             Selamat kepada Reynard Adrian Simajuntak dan Cristoper marcellino Siswa Stella Duce Yogyakarta yang membawa medali di ajang Expo Science Mexico 2017 pada 04 11 Desember 2017             |             SELAMAT DATANG PARA PESERTA OLIMPIADE SAINS TARAKANITA NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI SMA TARAKANITA 1 PULO RAYA, JAKARTA 8 - 10 NOVEMBER 2017             |             PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Artikel :



Memaknai Kemerdekaan RI ke-72


Jumat; 25 August 2017 [Admin, SMP TARAKANITA MAGELANG] - Artikel Umum

Hampir semua penduduk Indonesia, baik dari paulau We sampai ke Merauke, memiliki semangat dan kegembiraan yang sama, hal ini  terlihat dari padatnya kegiatan yang dibuat oleh masing-masing panitia baik tingkat RT, RW, Kadus, Kades, Kecamatan, Kabupaten-Kota, Propinsi dan Pusat. Semua memiliki semangat yang sama, semua memiliki kegembiraan yang sama. Entah berupa kerjabakti bersih kampong, mengecat tugu, memasang bendera, memasang umbul-umbul, mengadakan lomba-lomba, mengikuti karnaval, mengikuti upacara bendera dan masih banyak yang lain.

Yang kadang menjadi pertanyaan adalah apakah semangat seperti ini, selalu ada dalam setiap warga  dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara diluar bulan Agustus. Masih ada sebelas bulan yang berbeda. Masihkan semangat gotong-royong, bekerjasama, semangat nasionalisme yang ditunjukkan dengan sikap bersih lingkungan dan hormat kepada  simbul-simbul Negara.

Atau jangan-jangan justru seringkali terjebak dalam euphoria yang menggiring pada semangat-semangat semu, dimana yang terpenting hanyalah bagaimana bergembira tanpa memahami makna sesungguhnya. Melihat kembali sejarah bangsa Indonesia, ada tiga tahap yang sudah dan akan dilewati:

  1. Merebut kemerdekaan

Disrtikan sebagai bentuk perjuangan lahir dan batin untuk dapat keluar dari belenggu penjajahan dan kolonialisme. Dalam hal ini nyawa menjadi pertaruhan.

  1. Mempertahankan kemerdekaan

Semangat yang dihidupkan dalam masa ini adalah bagaimana sesuatu yang sudah diperoleh dengan tetesan darah dan keringat, dimana disana terukir cita-cita mulia yang digoreskan dalam jiwa-jiwa pahlawan yang telah gugur, harus senatiasa dipertahankan.

  1. Mengisi Kemerdekaan

Pada tahap dimana kalimat ini sangat mudah untuk diucapkan tetapi sulit dilakukan,maka seringkali menjadi lebih berat ditlik dari sisi tanggung jawabnya. Tidak jarang dimasa damai dan tenang dari tekanan pihak luar justru semangat bersatu dilandasi jiwa nasionalisme menjadi semakin kabur. Maka yang seringkali terjadi adalah menyakiti dan disakiti oleh saudara sendiri. Dan sebetulnya ini bukanlah cara mengisi kemerdekaan yang sesungguhnya.

Akhir dari tulisan ini sebenarnya hanyalah sebuah ajakan kepada semua warga Negara Indonesia untuk tetap menhidupkan lentera perjuangan para pahlawan, jangan sampai padam meskipun dalam situasi dan suasana merdeka, sebab jiwa-jiwa yang mengukir cita-cita mulia dari sebuah bangsa masih akan terus bertanya, kapan janji suci mereka akan dituntaskan.

Teriring sebuah harapan semoga generasi penerus bangsa selalu ingat akan tanggung jawab itu. Merdeka….Merdeka….Merdeka….







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :